mengais rezeki di bulan kemerdekaan… 6 Agustus 2009
Posted by mashen86 in corat-coret.add a comment
17 Agustus tahun ‘45…
itulah hari kemerdekaan kita…
hari merdeka, nusa dan bangsa…
hari lahirnya bangsa Indonesia…
***
Itulah sepenggal syair ‘Hari Merdeka’ karya Husein Mutahar -mohon direvisi klo salah…
- yang terakhir kali dipopulerkan oleh Cokelat. Lantunan lagu tersebut akan semakin membahana ke seluruh penjuru nusantara menjelang peringatan HUT kemerdekaan RI tiba.
Peringatan HUT kemerdekaan RI yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus itu senantiasa disambut dengan antusias oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Mulai dari pembuatan gapura-gapura bernuansa kemerdekaan, mengadakan berbagai perlombaan, sampai pemasangan atribut bangsa seperti sang Merah Putih di lingkungan sekitar dan puncaknya adalah upacara peringatan detik-detik proklamasi yang dilaksanakan di berbagai tempat.
Tak hanya itu, momen peringatan hari kemerdekaan juga menjadi ladang rezeki bagi sebagian orang. Misalnya saja bagi para penjual bendera maupun umbul-umbul. Menjelang 17 Agustus, sudah hampir pasti akan banyak kita temui para penjual tersebut di berbagai lokasi, khususnya di pinggir-pinggir jalan. Mereka menjajakan sang Merah Putih dalam berbagai ukuran, mulai dari yang mini sampai yang maxi. Tak hanya mangkal di suatu tempat, sebagian dari mereka juga menjajakan dagangannya keliling kampung. Semua itu dilakukan demi menambah pundi-pundi rupiah ke kantong mereka. Dan sebagian dari mereka adalah penjual musiman yang (biasanya) tidak memiliki pekerjaan tetap.
Hmmm…, ketika bangsa ini hampir berusia 64 tahun, masih banyak rakyatnya yang harus bersusah payah demi beberapa rupiah untuk menyambung hidup semampu mereka. Tapi di saat itu pula ada segelintir orang yang dengan teganya merampas bermilyar-milyar rupiah uang negara (uang rakyat - red) yang bukan menjadi haknya. Dan ada juga orang-orang yang dengan mudahnya menghambur-hamburkan uangnya hanya untuk memperebutkan sebuah ‘kursi’ di negeri ini.
***
Dirgahayu Repulik Indonesia ke-64…
Semoga tambah gemah ripah loh jinawi karta raharja…
I Luv U Full, Indonesia-ku…
lupa-lupa tapi ingat… 21 Mei 2009
Posted by mashen86 in lirik lagu.2 comments
(sebuah lagu dari Kuburan Band)
Le mari mari rame rame kita kumpul tapi ga kebo
Le bukan nyanyi tulo tulo mari kita nyanyi yo
.:
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuma ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuma ingat kuncinya
.:.:
C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
back to .:, .:.:
(lagi…)
Demokrat ‘naksir’ PDI Perjuangan…??? 9 Mei 2009
Posted by mashen86 in corat-coret.4 comments
Sudah bukan rahasia lagi kalau selama ini PDI Perjuangan adalah ‘musuh’ dari Partai Demokrat. Setidaknya hal itu terlihat selama hampir 5 tahun kepemimpinan SBY-JK. Mulai dari kritikan tajam ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang (mungkin) kurang populer, sampai upaya untuk mendiskreditkan pemerintahan yang sedang berlangsung.
Hal itu (mungkin) terlihat wajar. Karena kedua petinggi partai tersebut sama-sama pernah bersaing dalam pemilihan presiden 5 tahun silam -meskipun sebelum itu keduanya juga pernah bekerja sama dalam pemerintahan, satunya sebagai presiden dan satunya lagi sebagai menteri-.
Jauh-jauh hari sebelum pemilu legislatif 9 April lalu terselenggara,kedua belah pihak telah melancarkan psy war, dengan statement-statement yang cenderung negatif tentang lawannya tersebut. Mulai dari isu BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang (katanya) merupakan bentuk pembodohan terhadap rakyat, mengungkit-ungkit masalah kenaikan harga BBM sampai masalah yang belum terselesaikan hingga kini yaitu carut-marut DPT (Daftar Pemilih Tetap).
pejabat, korupsi, dan wanita… 6 Mei 2009
Posted by mashen86 in corat-coret.3 comments
Belakangan ini, semakin banyak saja pejabat di negeri ini tersandung berbagai skandal yang memalukan. Entah itu pejabat di tingkat eksekutif maupun di tingkat legislatif. Dari sekian banyak pejabat yang terlibat, beberapa di antaranya sudah divonis bersalah bahkan dibui, ada juga yang dinyatakan tidak bersalah kemudian dibebaskan, dan ada pula yang masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut.
Dari sekian skandal yang ada, wabah korupsi nampaknya masih setia nangkring di urutan teratas. Mulai dari Lurah, Camat, Bupati/Walikota, Gubernur, Menteri, Anggota DPR/DPRD bahkan mantan pejabat tak luput dari yang namanya wabah korupsi. Apalagi sejak adanya lembaga independen bernama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), semakin banyak saja kasus korupsi yang berhasil diungkapkan ke publik. Dan karena kinerja KPK dan lembaga terkait itulah, kita semakin menyadari bahwa wabah korupsi sudah begitu akut melanda para pejabat di negeri ini.
serba-serbi iklan politik… 20 Februari 2009
Posted by mashen86 in corat-coret.add a comment
Tak lama lagi bangsa Indonesia akan menggelar hajatan akbar bertajuk Pemilu (Pemilihan Umum) 2009. Seperti pemilu sebelumnya -tahun 2004-, pemilu tahun ini juga akan digelar sebanyak 2 tahapan, yaitu Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden (pilpres).
Momen itu tentunya sangat dinantikan oleh para calon legislatif (caleg) maupun orang-orang yang telah atau akan mencalonkan diri menuju RI 1 (capres) dan pihak-pihak lain yang mendukung orang-orang tersebut.
Persiapan dini telah mereka lakukan. Mulai dari nampang di tv, pemasangan spanduk, turun ke basis2 pendukung, bagi2 sembako, menyebarkan sticker bahkan ada juga yang mengadakan opening house untuk penggalangan massa pendukung.
Dari sekian banyak kampanye yang dilakukan, media spanduk/pamflet/sticker tampaknya masih menjadi andalan sebagian besar caleg/capres untuk memperkenalkan diri mereka -bagi yang merasa belum terkenal- maupun untuk lebih memperkenalkan diri -bagi yang sudah familiar-. Beraneka ragam kostum maupun teks terpampang di media tersebut. Yang semuanya itu tentu bertujuan untuk mengutarakan janji-janji maupun action mereka jika kelak terpilih. Dari kostum, ada yang resmi -dengan setelan jas dan dasi-, ada yang layaknya ulama, sampai ada yang menyamar jadi super hero -layaknya Superman-. Beraneka ragam teks tak lupa mereka cantumkan dalam media tersebut. Misalnya saja -seperti yang pernah saya lihat di beberapa lokasi-, Mr. X : muda, profesional, amanah… Mr. Y : muda, gaul, pekerja keras… Mr. Z : teruji, terpercaya dan profesional…Mr. A : jujur, pekerja keras, berakhlak mulia…Mr. B : profesional, terpercaya, anti korupsi… dan lain sebagainya.
